Breaking

Sunday, March 25, 2012

Wanita: Bergaya Tak Perlu Mahal



 















Mylinekerr Life Style - Berpenampilan menarik, fas­hio­nable, enak dipandang sudah tentu menjadi keharusan. Terutama bagi kaum Hawa.
Agar terlihat menarik dan keren tidak mesti mengeluarkan uang ban­yak. Yah, bergaya tidak perlu mahal, hal ini yang diungkapkan se­bagian wanita. Asal tahu tempatnya, kita tetap bisa dapat barang keren tanpa harus me­rogoh kantong yang dalam. Terutama bagi kaum remaja yang ingin selalu mengikuti tren mulai fas­hion, gadget, alat-alat, dan lainnya.
Buat kita yang mau bergaya tapi anggaran minim kayaknya perlu tahu tempat yang menjual barang murah tapi tetap berkualitas dan tidak kalah bagus dengan barang branded. Yang penting kita tahu bagaimana cara berbelanja yang baik dan benar tapi bisa menghemat keuangan.
Yunda Noviana (20 tahun), ma­ha­siswi semester IV DIII Akbid STIKes Faletehan Serang mengungkapkan, untuk bergaya tidak perlu mahal. “Karena semuanya disesuaikan de­ngan anggaran apalagi anak ku­liahan. Yang penting enak dilihat orang dan tidak mesti seksi saat bergaya,” ungkap kelahiran Serang 26 November 1991 ini.
Ia mengaku, punya tempat favorit un­tuk berburu barang yang sering digunakan. “Biasanya ke Supermall Ci­legon karena pilihannya banyak,” aku wanita yang berdomisili di Banten Lama, Kasemen, Kota Serang ini.
Ia mengatakan, barang yang di­gunakan tidak mesti bermerek. “Tidak pernah mematok barang tersebut bermerek atau tidak. Yang penting suka dan pas ada duit. Paling mahal aku beli baju sih Rp 270 ribu, kalau yang lain sih standar,” kata wanita yang sering mengenakan celana jeans dan kemeja ¾ ini.
Hal yang sama juga diungkapkan Sumiyati (19 tahun). Bagi mahasiswi DIII Akademi Kebidanan Bina Husada Serang ini, bergaya keren tidak perlu barang-barang yang mahal. “Tidak mesti mahal. Yang penting saya suka barangnya pasti dibeli,” ungkap kelahiran Serang 10 April 1992 ini.
Ia mengatakan, biar gayanya tetap ter­­lihat menarik, ia selalu mengikuti tren. “Harus ngikutiin tren kalau tidak bisa ketinggalan zaman tapi be­linya barang yang KW. Modelnya tidak kalah bagus dengan yang as­linya. Biasanya saya mencari re­ferensi di Mal Serang,” kata wanita yang berdomisili di Kragilan, Ka­bupaten Serang ini.
Ia menuturkan, tidak ingin me­mak­sakan kehendak agar gayanya terlihat menarik.  “Pokoknya selalu disesuaikan budjet, biasalah kantong mahasiswa terbatas. Mau beli yang mahal juga harus berpikir,” tutur Sumi. (mg-21/zee)

sumber: radarbanten.com, mylinekerr.blogspot.com

Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment