Tweet Mylinekerr News - Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati
Soekarnoputri mengusulkan agar pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Usul ini
berkaitan dengan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat di Selat Hormuz.
"Menaikkan harga BBM paling realistis," kata Presiden RI ke-5 ini seusai acara peringatan
ulang tahun PDI Perjuangan di kantor pusatnya di Jalan Lenteng Agung, Jakarta, Selasa 10
Januari 2012.
Ketua Umum PDI Perjuangan ini menilai, ketegangan di antara kedua negara itu bisa
berdampak pada harga bahan bakar minyak di Indonesia. "Harus dilihat dari realitas
internasional tersebut, karena masalah energi benar-benar menyentuh rakyat," ucapnya.
Dalam acara peringatan ulang tahun ke-39 itu, Megawati didampingi para petinggi partainya,
seperti Sekretaris Jenderal Tjahjo Kumolo dan Ketua Bidang Politik Puan Maharani. Puan juga
menjadi inspektur upacara peringatan. Megawati rencananya menyampaikan pidato politik
dalam acara puncak peringatan pada 29 Januari nanti di Provinsi Bangka-Belitung.
Megawati pun mengomentari rencana pemerintah mengkonversi bahan bakar minyak ke gas.
Ia berpendapat rencana itu masih setengah-setengah. Jika pemerintah memang serius,
proyek konversi harus disosialisasi dengan baik. "Jangan masyarakat dijadikan percobaan,"
katanya. Ia juga menyebut pemerintah tebang pilih dalam penegakan hukum. "Jangan cuma
kasus pencurian sandal AAL yang diproses dengan baik," ujar Megawati.
Mengenai calon presiden, ia mengatakan partainya masih menyeleksi sejumlah calon.
"Terbuka untuk umum." Ia berharap pemilihan kepala daerah dan Pemilihan Umum 2014
akan berjalan dengan jujur dan adil. Media massa diminta mengawal proses pemilihan
dengan mensosialisasi calon-calon yang dinilai mampu memimpin.
Menurut Puan Maharani, ketua umum memiliki pemikiran yang bijak untuk menetapkan
calon presiden. "Harus visi-misi dan ideologi yang sesuai dengan partai," kata putri Megawati
ini.
Soekarnoputri mengusulkan agar pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Usul ini
berkaitan dengan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat di Selat Hormuz.
"Menaikkan harga BBM paling realistis," kata Presiden RI ke-5 ini seusai acara peringatan
ulang tahun PDI Perjuangan di kantor pusatnya di Jalan Lenteng Agung, Jakarta, Selasa 10
Januari 2012.
Ketua Umum PDI Perjuangan ini menilai, ketegangan di antara kedua negara itu bisa
berdampak pada harga bahan bakar minyak di Indonesia. "Harus dilihat dari realitas
internasional tersebut, karena masalah energi benar-benar menyentuh rakyat," ucapnya.
Dalam acara peringatan ulang tahun ke-39 itu, Megawati didampingi para petinggi partainya,
seperti Sekretaris Jenderal Tjahjo Kumolo dan Ketua Bidang Politik Puan Maharani. Puan juga
menjadi inspektur upacara peringatan. Megawati rencananya menyampaikan pidato politik
dalam acara puncak peringatan pada 29 Januari nanti di Provinsi Bangka-Belitung.
Megawati pun mengomentari rencana pemerintah mengkonversi bahan bakar minyak ke gas.
Ia berpendapat rencana itu masih setengah-setengah. Jika pemerintah memang serius,
proyek konversi harus disosialisasi dengan baik. "Jangan masyarakat dijadikan percobaan,"
katanya. Ia juga menyebut pemerintah tebang pilih dalam penegakan hukum. "Jangan cuma
kasus pencurian sandal AAL yang diproses dengan baik," ujar Megawati.
Mengenai calon presiden, ia mengatakan partainya masih menyeleksi sejumlah calon.
"Terbuka untuk umum." Ia berharap pemilihan kepala daerah dan Pemilihan Umum 2014
akan berjalan dengan jujur dan adil. Media massa diminta mengawal proses pemilihan
dengan mensosialisasi calon-calon yang dinilai mampu memimpin.
Menurut Puan Maharani, ketua umum memiliki pemikiran yang bijak untuk menetapkan
calon presiden. "Harus visi-misi dan ideologi yang sesuai dengan partai," kata putri Megawati
ini.
sumber: tempo.co, mylinekerr.blogspot.com Tweet